Jarum jam menunjukkan pukul 13.00 waktu London ketika pesawat Emirates Airlines mendarat di bandara Gatwick, London. Cuaca dingin terasa menusuk tulang meski matahari bersinar cerah.
Memasuki London, deretan bangunan tua yang kokoh nan menawan dipercantik dengan taman-taman yang luas dan terawat baik membuat mata tak lelah untuk menikmati setiap sudut kota London.
Namun, harus diakui berkunjung ke London yang mempunyai banyak lokasi wisata sejarah bermutu tinggi memerlukan biaya yang sangat mahal. Maklum, dengan kurs Rp18.000 per 1 poundsterling, mata kita pasti melotot ketika melihat harga yang tertera pada produk yang dijual di sana.
Sebagai contoh, harga minuman botol yang dibeli di mesin dipatok seharga 1 poundsterling. Kalau makan di McDonalds setidaknya harus menyiapkan 3-4 poundsterling untuk sekadar makan satu burger dan satu minuman.
Jangan lupa bagi anda yang beragama Islam, makan di McD di Inggris sangat mungkin diragukan kehalalannya. Seorang teman yang saya temui di London mengatakan kalau mau menikmati belanja jangan kalkulasikan kurs. "Kalau ngitung terus pasti ndak jadi beli."
Namun, jangan khawatir London sebagai kota kosmopolitan merupakan melting pot yang mempunyai penduduk dari berbagai macam negara. Kalau mau makanan yang halal bisa dicari di restoran Arab maupun Turki yang tersebar di pelosok London.
Namun, harga-harga yang mahal ini terbayar dengan menyaksikan keindahan bangunan kuno yang bertaburan di London, mulai dari Buckingham Palace, Trafalgar Square hingga London Eye.
Memasuki London, deretan bangunan tua yang kokoh nan menawan dipercantik dengan taman-taman yang luas dan terawat baik membuat mata tak lelah untuk menikmati setiap sudut kota London.
Namun, harus diakui berkunjung ke London yang mempunyai banyak lokasi wisata sejarah bermutu tinggi memerlukan biaya yang sangat mahal. Maklum, dengan kurs Rp18.000 per 1 poundsterling, mata kita pasti melotot ketika melihat harga yang tertera pada produk yang dijual di sana.
Sebagai contoh, harga minuman botol yang dibeli di mesin dipatok seharga 1 poundsterling. Kalau makan di McDonalds setidaknya harus menyiapkan 3-4 poundsterling untuk sekadar makan satu burger dan satu minuman.
Jangan lupa bagi anda yang beragama Islam, makan di McD di Inggris sangat mungkin diragukan kehalalannya. Seorang teman yang saya temui di London mengatakan kalau mau menikmati belanja jangan kalkulasikan kurs. "Kalau ngitung terus pasti ndak jadi beli."
Namun, jangan khawatir London sebagai kota kosmopolitan merupakan melting pot yang mempunyai penduduk dari berbagai macam negara. Kalau mau makanan yang halal bisa dicari di restoran Arab maupun Turki yang tersebar di pelosok London.
Namun, harga-harga yang mahal ini terbayar dengan menyaksikan keindahan bangunan kuno yang bertaburan di London, mulai dari Buckingham Palace, Trafalgar Square hingga London Eye.
Sistem transportasi
Pilihan transportasi di London sangat beragam dari kereta api bawah tanah, bus, bus bertingkat, taksi bertebaran di penjuru kota. Melihat sistem transportasi London yang merata dan teratur layak membuat penduduk Jakarta merasa iri.
Jaringan kereta bawah tanah yang tersebar menjangkau seluruh pelosok kota ditambah dengan tersedianya jaringan bus membuat aktivitas sehari-hari mengandalkan sarana transportasi tersebut. Selain itu, tersedianya jaringan pedestrian (pejalan kaki) membuat nyaman para penduduk kota yang ingin berjalan kaki.
London Underground adalah jaringan transportasi massal kereta listrik di bawah tanah yang melayani daerah kota London dan London Raya atau sering disebut dengan istilah metro.
Jaringan ini merupakan sarana transportasi tertua di dunia yang dikenal dengan sebutan The Tube atau Underground. Tube mulai beroperasi sejak 10 Januari 1863 pada Metropolitan Railway yang sekarang rutenya dilayani oleh Circle Line dan Hammersmith & City Line.
Jaringan ini memiliki 274 stasiun serta 253 mil atau 408 km rel aktif yang melayani 3 juta perjalanan penumpang per hari. Dengan menggunakan kartu Oyster biaya perjalanan dengan menggunakan bus dan tube bisa ditekan lagi.
photo please :D much interesting!!!!
BalasHapussepakat dg Ayda. Where's the picture ???
BalasHapusTunggu ya, aku lagi konsultasi sama ahlinya, nantikan edisi luar negeri yaitu Luksemburg, trus lokal yaitu, Tegal, Lamongan, Palembang
BalasHapus